Persiapan Sehari Sebelum Interview Kerja: Kunci Sukses
dalam Wawancara
Interview kerja adalah salah satu momen paling krusial dalam
proses pencarian kerja. Sehari sebelum interview adalah waktu yang sangat
penting untuk memastikan Anda siap memberikan yang terbaik. Berikut adalah
langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk mempersiapkan diri sehari sebelum
interview:
1. Pelajari Profil Perusahaan
Pastikan Anda mengetahui latar belakang perusahaan tempat
Anda melamar. Tinjau kembali visi, misi, produk atau layanan yang mereka
tawarkan, dan prestasi terbaru perusahaan tersebut. Informasi ini bisa didapat
dari website resmi perusahaan, media sosial, atau artikel berita. Dengan
memahami perusahaan, Anda akan lebih percaya diri menjawab pertanyaan terkait
alasan ingin bekerja di sana dan bagaimana Anda bisa berkontribusi.
2. Tinjau Deskripsi Pekerjaan
Baca kembali deskripsi pekerjaan yang Anda lamar. Fokus pada
kualifikasi dan tanggung jawab yang disebutkan, dan siapkan jawaban yang
menunjukkan bagaimana pengalaman dan keterampilan Anda sesuai dengan kebutuhan
tersebut. Hal ini akan membantu Anda menjawab pertanyaan terkait kompetensi dan
kesiapan Anda untuk posisi tersebut.
3. Latihan Menjawab Pertanyaan Umum
Persiapkan diri Anda untuk menjawab pertanyaan umum yang
sering muncul dalam wawancara kerja, seperti:
- Ceritakan
tentang diri Anda.
- Mengapa
Anda tertarik dengan posisi ini?
- Apa
kelemahan dan kekuatan Anda?
- Di
mana Anda melihat diri Anda dalam lima tahun ke depan?
Latihan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu
Anda merasa lebih nyaman dan terstruktur dalam memberikan jawaban saat
interview.
4. Pilih Pakaian yang Tepat
Sehari sebelum interview, tentukan pakaian yang akan Anda
kenakan. Pastikan pakaian tersebut sesuai dengan budaya perusahaan dan posisi
yang Anda lamar. Untuk perusahaan dengan budaya profesional, pilihlah pakaian
formal seperti kemeja, blazer, dan celana atau rok bahan. Untuk perusahaan yang
lebih santai, pakaian semi-formal mungkin lebih sesuai.
5. Siapkan Dokumen Penting
Kumpulkan semua dokumen yang mungkin Anda butuhkan, seperti:
- Salinan
resume
- Surat
lamaran
- Portofolio
(jika relevan)
- Identifikasi
pribadi
- Referensi
kerja
Letakkan semua dokumen ini dalam tas atau map sehingga Anda
tidak perlu mencarinya di pagi hari sebelum interview.
6. Rencanakan Perjalanan Anda
Cari tahu lokasi wawancara dan rencanakan rute perjalanan
Anda. Jika mungkin, coba rute tersebut sehari sebelumnya untuk memastikan Anda
tahu waktu tempuh dan alternatif rute jika terjadi hal tak terduga. Ini akan
membantu Anda menghindari keterlambatan yang dapat memberikan kesan buruk.
7. Istirahat yang Cukup
Malam sebelum interview, usahakan untuk tidur lebih awal dan
mendapatkan istirahat yang cukup. Tidur yang baik akan membantu Anda bangun
dengan segar dan siap menghadapi hari penting. Hindari begadang atau melakukan
kegiatan yang menguras energi.
8. Tenangkan Pikiran
Ambil beberapa menit untuk menenangkan diri. Meditasi,
peregangan ringan, atau pernapasan dalam-dalam bisa membantu mengurangi
kecemasan dan mempersiapkan mental Anda untuk wawancara.
9. Siapkan Pertanyaan untuk Pewawancara
Selain mempersiapkan jawaban, siapkan juga beberapa
pertanyaan yang ingin Anda tanyakan kepada pewawancara. Ini menunjukkan bahwa
Anda serius dan tertarik pada posisi serta perusahaan tersebut. Contoh
pertanyaan bisa berupa:
- Bagaimana
budaya kerja di sini?
- Apa
tantangan terbesar dalam posisi ini?
- Bagaimana
proses evaluasi kinerja di perusahaan ini?
10. Pastikan Teknis Siap (Untuk Interview Online)
Jika interview dilakukan secara online, pastikan Anda telah
memeriksa koneksi internet, perangkat (komputer/laptop), dan aplikasi yang
digunakan. Cari tempat yang tenang dan terang untuk melakukan wawancara.
Persiapkan pula backup rencana jika terjadi masalah teknis.
Apakah boleh menanyakan berapa salary saat Interview?
Menanyakan gaji (salary) saat interview adalah topik yang
sering diperdebatkan, dan jawabannya bisa tergantung pada konteks dan budaya
perusahaan. Berikut adalah beberapa pertimbangan yang bisa membantu Anda
memutuskan kapan dan bagaimana menanyakan gaji saat interview:
Kapan Sebaiknya Menanyakan Gaji:
1. Setelah Pewawancara Membahas Gaji:
- Jika pewawancara sudah membahas gaji atau manfaat selama wawancara, ini adalah tanda bahwa Anda boleh mengajukan pertanyaan terkait kompensasi. Pewawancara biasanya membuka topik ini ketika mereka merasa Anda cocok untuk posisi tersebut.
2. Di Tahap Akhir Proses Rekrutmen:
- Jika Anda sudah melewati beberapa tahap wawancara dan merasa bahwa ada ketertarikan dari kedua belah pihak, ini adalah waktu yang lebih tepat untuk menanyakan gaji. Biasanya, pertanyaan ini diajukan di akhir wawancara atau saat Anda sudah diberi tawaran kerja.
3.Jika Ditanya Tentang Ekspektasi Gaji:
- Dalam beberapa wawancara, pewawancara mungkin bertanya tentang ekspektasi gaji Anda. Ini adalah kesempatan untuk menanyakan lebih lanjut tentang kisaran gaji yang diharapkan untuk posisi tersebut.
Cara Menanyakan Gaji dengan Tepat:
Lakukan Riset Sebelumnya:
Sebelum wawancara, lakukan riset tentang kisaran gaji untuk posisi yang Anda lamar, baik berdasarkan industri maupun lokasi. Ini akan membantu Anda memberikan ekspektasi yang realistis jika diminta.
Tanya dengan Sopan dan Fleksibel:
- Ketika Anda merasa waktunya tepat, ajukan pertanyaan dengan sopan. Misalnya:
- "Saya sangat tertarik dengan posisi ini dan merasa senang bisa berdiskusi lebih lanjut. Bolehkah saya menanyakan tentang kisaran gaji yang biasanya ditawarkan untuk posisi ini?"
- "Apakah Anda dapat memberikan gambaran tentang paket kompensasi untuk posisi ini?"
Tunjukkan Minat pada Perusahaan Secara Keseluruhan:
- Sebelum menanyakan gaji, pastikan Anda telah menunjukkan minat dan antusiasme terhadap perusahaan dan posisi tersebut. Ini menunjukkan bahwa Anda tidak hanya fokus pada kompensasi tetapi juga pada kontribusi yang bisa Anda berikan.
Kapan Sebaiknya Tidak Menanyakan Gaji:
1. Di Wawancara Pertama:
- Menanyakan gaji di wawancara pertama bisa memberikan kesan bahwa Anda lebih tertarik pada uang daripada pekerjaan itu sendiri. Sebaiknya tunggu hingga Anda berada di tahap wawancara yang lebih lanjut atau sudah ditawarkan posisi tersebut.
2.Jika Tidak Ada Sinyal Positif dari Pewawancara:
- Jika pewawancara belum menunjukkan minat kuat pada Anda sebagai kandidat atau jika pembicaraan masih fokus pada evaluasi kecocokan Anda, sebaiknya tunda pertanyaan tentang gaji.
Kesimpulan:
0 Komentar